Rasanya sakit banget.. kayak ditusuk-tusuk, dipotong menjadi bagian kecil hingga pada akhirnya hancur dan nggak bisa lagi disatuin. Sesakit inikah kalo sedang patah hati? Segalau inikah merasakan pahitnya cinta? Jika iya, pantas aja nggak ada satupun orang di dunia ini yang mau menderita penyakit patah hati. Hilang akal, patah semangat, males mau ngapa-ngapain.. itulah ciri orang yang sedang patah hati. Hanya berusaha bangkit, mencoba terus melangkah, meskipun hati kecil merasa berat untuk kembali tegar layaknya batu karang. Cinta memang indah, tapi dibalik keindahan itu pasti ada kejelekannya.. cinta nggak selamanya bahagia.. nggak selamanya ketawa bareng, nggak selamanya juga mesra-mesraan terus.. ada kalanya cinta membuat hidup itu pahit, tak bewarna, gelap gulita tanpa cahaya.. cinta bisa ngebuat seseorang yang tadinya ceria menjadi pendiam, merubah orang biasa menjadi sosok yang lebai karena efek cinta.. ada awal pasti ada akhir.. nggak ada satupun didunia ini yang ingin merasakan akhir dari cinta. Hidup bahagia tanpa ada masalah yang membuat sepasang kekasih berpisah.. itu hanya ada di novel, sinetron, ama film. kenyataannya, seribu banding satu.. banyak orang yang ngerasain patah hati. Entah karena selingkuh ato bosen ama pasangannya atau ada alasan lain. Cinta.. semakin digenggam akan semakin lenyap dari genggaman.. tapi jika dibiarkan.. bisa-bisa menghilang.. terus maunya apa??
Patah hati.. penyakit kronis yang susah banget buat disembuhin. Kalopun bisa, membutuhkan waktu yang lama buat ngobatinnya.. nggak ada yang bisa meyakinkan kapan seseorang yang terkena penyakit patah hati bisa sembuh dari penyakitnya.. yang tau jawabannya hanyalah Tuhan dan hati kecil mereka sendiri.
Kenapa sih harus ada yang namanya patah hati?? Jawabannya udah pasti yaitu karena adanya perasaan Jatuh Cinta. Seperti kata pepatah, *jangan biarkan dirimu jatuh cinta jika kau tak siap merasakan yang namanya patah hati.* Tapi... apa iya seseorang bisa menolak kedatangan cinta yang membuat hidup lebih bewarna?? Apa bisa seseorang melawan keinginan yang begitu besar untuk menyayangi gebetan mereka??? Lagi-lagi nggak ada yang bisa nemuin jawaban ini. love is complicated.. nobody can to explain what love is.. siapa yang harus disalahkan jika seseorang menderita patah hati? Nggak ada yang bisa disalahin.. karena cinta layaknya air yang mengalir tanpa kita tau aliran itu akan bermanfaat bagi kita atau akan mencelakakan kita..
Ketika seseorang menderita penyakit ini, orang disekitar hanya bisa menjawab, “kalo jodoh nggak akan kemana..” are u sure with this answer?? Hellooo... Jawaban itu nggak bisa ngebuat patah hati sembuh.. hanya sebuah jawaban semu dan harapan kosong yang entah bisa terwujud atau nggak. Jangan pernah mengatakan seperti itu jika pada kenyataannya cinta nggak mau lagi bersatu.. yang akan terjadi justru sakit hati yang terus berkelanjutan karena adanya sebuah harapan yang tak tentu kepastiannya.. jawaban yang paling tepat ketika patah hati adalah, “hadapi sakit itu.. sesakit apa.. terimalah kenyataan..” cinta nggak bisa dipaksakan, karna akan terjadi perasaan dibohongi dan membohongi, akan ada perasaan terbebani karena harus terus berpura-pura bilang cinta. Hadapi sakit itu sendiri.. karena orang lain hanya bisa memberikan semangad dan dorongan tanpa bisa ikut menyembuhkan luka di hati.mungkin jawaban itu sangat kasar atau bahkan tidak berperasaan.. tapi inilah kenyataannya.. jika kita semakin terpuruk, maka kita akan menjadi buta karenanya.. Life must go on.. jangan berpaku pada satu titik “kalo jodoh nggak akan kemana”, tapi berpakulah pada titik “Hadapi kenyataan”. Memang di dunia ini nggak ada yang tau siapa jodoh kita, tapi kalo kita berharap yang nggak pasti.. itu akan membuat kita semakin terpuruk karena cinta. Teruslah berjuang jika emang cinta layak diperjuangkan.. tapi jika nggak.. bangkit dan jangan lagi terpuruk.. karena Tuhan telah menyiapkan satu cinta yang benar-benar abadi untukmu..
